The (Un) Reality Show

Kalo ditanya mana yang paling favorit dari novel2 Clara Ng, pasti sebagian besar dari kalian akan memilih Indiana Chronicle. Iya kan? Hayoo, ngaku aja.. Gak usah pake malu2 kucing. Well, aku juga suka siy sama triloginya Clara yang satu itu, tapi kalo harus milih mana yang paling oke antara Indiana Chronicle sama The (Un) Reality Show, aku siy jelas pilih The (Un) Reality Show. Ceritanya lebih “ajaib” dan tokoh2nya yang banyak memungkinkan kita untuk milih sapa yang paling kita suka. Coba kalo Indiana Chronicle, mau gak mau kita pasti suka sama Indiana Lesmana kan? Selain itu, The (Un) Reality Show punya kemungkinan yang lebih besar untuk diangkat ke layar lebar (wah, kira2 ada gak ya, yang mo ngangkat??), bandingkan sama Indiana Chronicle yang kadang2 ceritanya suka nyerempet ke area kamar mandi. Hehehe, inget gak, waktu Indiana lagi “begini begitu” di kamar mandi sama tunangannya?? Oh, no!! Bisa2 filmnya langsung disensor sama LSF (eh, LSF-nya masih ada gak siy?)!

Secara garis besar, The (Un) Reality Show bercerita tentang kekacauan yang terjadi saat 8 orang yang gak saling kenal harus tinggal bareng dalam satu rumah, saling berpasangan, dan dipaksa untuk bertingkah biasa2 aja, padahal ada banyak kamera yang merekam kegiatan mereka (minus kegiatan di kamar tidur dan kamarmandi, pastinya..). Delapan orang ini terdiri dari 4 cowok dan 4 cewek. Ada Primus yang terlalu ganteng sampe2 semua makhluk ~gak peduli cewek ato cowok~ pasti akan ternganga tiap kali ngeliat dia, ada Feivel yang ganteng tapi ternyata homo, ada Richard yang dulu pernah dipenjara gara2 bunuh orang, ada Jody yang mata keranjang, ada Wendy yang tomboy, ada Tara yang seksi tapi dicurigai sebagai seorang lesbian, ada Meiying, si kalem yang udah menikah, dan ada Azuza, anak umur 10 taon yang fasih ngomongin orgasme (whatt?!?). Mereka dikumpulin bareng untuk keperluan reality show yang dikasih nama The (Un) Reality Show. Tadinya tim kreatif mikir kalo orang2 yang mereka pilih secara acak ini adalah orang yang biasa2 aja. Tapi ternyata…

Masalah muncul sejak pertama kali mereka dikumpulin. Ada yang parno sama orang homo, ada yang suka ngubah2 tatanan kulkas, ada yang suka ngrokok sambil ngumpet2 diatas atap, aduuuh banyak deh. Dan masalah semakin bertambah saat mereka tau kalo kalo mereka harus tidur bareng sama orang lain yang berbeda jenis. Ohoho, jangan mikir yang nggak2 dulu.. Gak tau kenapa, waktu undian milih teman sekamar, mereka dapetnya justru pasangan2 yang tidak diharapkan. Waah, kira2 siapa tidur sama siapa ya? Apa menurut kalian bakal ada sesuatu diantara pasangan2 itu? Hehe, baca sendiri aja bukunya! Yang pasti, setiap minggu, pasangan2 ini bakal dapet tantangan dari tim kreatif. Dan tantangan2 itulah yang bikin suasana jadi makin kacau. Aduuh, bakalan panjang deh, kalo diceritain satu2 dsini. Mending baca dewe aja yak. Okkee?!? Have a nice read!!

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: