The Lookout

poster diambil dari http://www.impawards.com

Pernah denger istilah anterograde amnesia gak? Itu lhoo, keadaan dimana si penderita gak bisa mengingat dengan baik kejadian2 setelah amnesia. Kalo kalian masih bingung ngebayangin seperti apa itu anterograde amnesia, mungkin ada baiknya kalo kalian nonton ulang film2 berikut ini: Memento (2000), The Lookout (2007) dan Ghajini (2008). Memento dan Ghajini sih udah gak perlu dibahas lagi ya, secara blog2 sebelah juga udah banyak yang ngereview 2 film itu. Masih inget kan waktu Inception kemarin lagi rame2nya? Widiih, blog2 sebelah langsung pada berebut ngebahas film lamanya Christopher Nolan yang judulnya Memento, bahkan remake Indianya, Ghajini, juga gak kelewatan buat direbutin.🙂

Nah, berhubung Memento sama Ghajini udah banyak direview, maka kali ini yang akan aku bahas adalah tentang The Lookout. Film yang dibintangi oleh Joseph Gordon-Levitt, Jeff Daniels, Matthew Goode dan Isla Fisher ini bercerita tentang kehidupan seorang Chris Pratt pasca kecelakaan yang menewaskan 2 temannya dan membuat kekasihnya, Kelly, kehilangan salah satu kakinya. Secara fisik, apa yang dialami Chris mungkin gak ada apa2nya dibandingkan dengan ketiga korban lainnya. Dia masih hidup dan kedua kakinya juga masih bisa dipake untuk jalan. Tapi secara mental, Chris adalah yang paling menderita diantara semuanya, bukan cuma menderita karena penyesalannya sebagai si penyebab kecelakaan, tapi juga menderita karena kecelakaan itu telah membuatnya mengalami anterograde amnesia.

Untuk melakukan aktivitas sehari2, Chris harus bergantung pada buku catatan kecilnya. Karena ingatannya yang kurang baik, Chris cuma bisa kerja sebagai tukang bersih2 di sebuah bank kecil di kotanya. Keadaan inilah yang dimanfaatkan oleh Gary Spargo dan teman2nya untuk merampok bank tempat Chris bekerja. Dengan bantuan si cantik Luvlee Lemons, Gary berusaha membujuk Chris untuk bekerja sama. Awalnya Chris menyanggupi tawaran Gary, tapi belakangan dia mulai sadar kalo apa yang akan dia lakukan itu salah. Masalahnya, masih adakah kesempatan untuk Chris menghindar dari tawaran itu? Apalagi, Gary dan teman2nya ternyata gak segan2 untuk menembak orang2 terdekat Chris.

Perhatikan tagline yang muncul di poster film ini: whoever has the money has the power. Frase inilah yang dipake oleh Gary untuk membujuk Chris supaya mau terlibat dalam perampokan bank yang dia rencanain. Pada akhirnya, frase ini juga yang dipake sama Chris untuk ngelawan Gary. Hmm, keliatannya emang cuma yang punya uang aja ya yang bisa punya kekuasaan.

gambar diambil dari http://www.rottentomatoes.com

Seperti biasa, keinginan nonton film ini baru muncul setelah reviewnya ditulis di majalah film favoritku. Reviewnya sih udah dari kapan taun, tapi kesempatan dapetin DVD-nya baru muncul minggu lalu. Itu pun dapetnya secara gak sengaja. Pas lagi jalan2 di salah satu toko buku besar di Indonesia, iseng2 aku ngublek2 bagian penjualan DVD. Kebetulan ada beberapa DVD yang lagi banting harga (gak tau deh, itu banting harganya gara2 judul filmnya udah kelewat lama, filmnya emang gak laku, ato emang DVD-nya cacat.. hehe, bodo amat lah, yang penting murah!!). Dan ternyata diantara sekian banyak judul yang kena diskon, The Lookout termasuk salah satu diantaranya. Harga aslinya Rp. 119.000, tapi aku cuma perlu bayar Rp. 39.900. Murah banget kan? Padahal ini DVD original loh, dan yang jual adalah salah satu toko buku besar di Indonesia. Hoho, beruntungnya diriku..🙂

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: