My Girlfriend is an Agent

poster diambil dari asianmediawiki.com

Kalo ditonton sekilas, film ini mungkin seperti Mr and Mrs. Smith-nya Brad Pitt dan Angelina Jolie. Yang bikin beda adalah kemasan film ini yang lebih komedik. Well, gak selucu yang aku bayangin sih, tapi boleh laah ditonton untuk ngisi liburan. Film yang berhasil masuk Top Ten Best Selling Films of 2009 versi koreanfilm.org ini dibintangi oleh Kim Ha Neul dan Kang Ji Hwan. Yang pernah nonton serial On Air atau yang sekarang lagi tergila2 sama serial Lie To Me pasti udah gak asing lagi sama 2 makhluk rupawan ini.

My Girlfriend is an Agent bercerita tentang seorang secret agent bernama Ahn Su Ji. Karena gak pengen bikin cowoknya khawatir, Su Ji selalu merahasiakan pekerjaannya yang sebenarnya. Selama ini, cowoknya yang bernama Lee Jae Joon itu hanya mengenalnya sebagai seorang pegawai di sebuah biro perjalanan wisata. Pada akhirnya, karena Su Ji kebanyakan absen pas lagi kencan (yang semuanya disebabkan karena tugasnya sebagai seorang secret agent), Jae Joon pun memutuskan untuk ninggalin dia dan pergi ke luar negeri.

Tiga tahun telah berlalu, tapi Su Ji masih belum bisa ngelupain sakit hatinya sama Jae Joon. Suatu ketika, pas Su Ji lagi nyamar untuk nangkep seorang profesor yang diduga punya niat buruk untuk menghancurkan Korea, secara gak sengaja dia malah ketemu sama Jae Joon. Ternyata, saat itu si Jae Joon juga lagi nyamar untuk nangkep mafia Rusia yang akan bekerja sama dengan seorang profesor Korea yang gak lain adalah profesor yang sama seperti yang lagi dikejar2 sama Su Ji. Bukannya saling bekerja sama, Su Ji dan Jae Joon justru bertengkar sendiri ngeributin hubungan mereka. Rupanya, sampai saat ini pun mereka masih belum menyadari pekerjaan pasangannya yang sesungguhnya. Su Ji masih berpikir kalo Jae Joon adalah seorang akuntan biasa, dan Jae Joon pun masih berpikir kalo Su Jin adalah pegawai di biro perjalanan wisata biasa.

Gak usah terlalu dipikirin gimana akhir cerita film ini. Soalnya, ending film2 aksi-komedi-romantis hammppirr selalu gampang ditebak. Film yang satu ini pun juga demikian. Anyway, seperti yang udah aku bilang tadi, film ini cukup worth it kok untuk ngisi liburan kita. Daripada bengong nonton sinetron yang ceritanya makin hari makin rumit, mending kita nyengir2 nonton film yang satu ini.🙂

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: