Limitless

poster diambil dari http://www.impawards.com

Otak mampet, gak punya ide, ditambah dengan daya tangkap dan daya ingat yang sama lemahnya. Waduuh, kayaknya masa depan udah keliatan suram nih.. Tapi apa yang terjadi kalo misalnya dalam keadaan seperti itu tiba2 ada seseorang yang nawarin pil transparan, yang dijamin bisa bikin kita jadi jenius dan otomatis mengubah masa depan yang tadinya suram jadi lebih terang? Hmm, enaknya pikir2 dulu atau langsung ngambil pil itu yah? Nah, situasi itulah yang dihadapi oleh tokoh utama film ini, Eddie Morra.

Saat dirinya sedang depresi gara2 diputusin pacar, sementara deadline dari penerbit udah di depan mata, tiba2 aja mantan adik iparnya muncul dan nawarin sebuah pil transparan sama dia. Pil yang dikasih nama NZT-48 itu diklaim bisa meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengakses kemampuan otaknya. Kalo manusia normal cuma bisa mengakses kurang lebih 20% kemampuan otaknya, pengguna pil ini justru bisa mengakses sampai 100% kemampuan otak. Wow!!

Eddie yang awalnya ragu akhirnya memutuskan untuk meminum pil itu. Surprisingly, pil itu ternyata bisa bikin otak Eddie bekerja lebih cepat. Dia yang awalnya belum nulis sepatah kata pun untuk penerbitnya, dalam sehari tiba2 udah nulis sampe 40 halaman. Jangankan penerbitnya, Eddie sendiri pun terkejut setengah mati dengan perubahan itu. Sayangnya, efek pil itu hanya bertahan selama satu hari. Karena tertarik dengan pil itu, Eddie pun mendatangi Vernon, sang adik ipar. Vernon setuju untuk membantunya, tapi dengan syarat, Eddie juga harus mau membantunya melakukan beberapa hal. Saat Eddie kembali untuk menagih janji Vernon, ternyata Vernon sudah ditemukan dalam keadaan mati tertusuk. Untungnya, Eddie sempat menemukan sebungkus penuh NZT-48 sebelum polisi datang. Nah, dari sinilah semuanya dimulai. Kehidupan Eddie yang awalnya berantakan, secara perlahan tapi pasti mulai berubah menjadi lebih baik. Sayangnya, ada efek samping dari pil itu yang belum diketahui oleh Eddie. Bisakah Eddie bertahan dari ketergantungannya terhadap pil itu? Dan bisakah Eddie menghadapi orang2 jahat yang juga mengincar pil itu?

Sebenernya film ini agak membosankan di bagian awalnya, tapi idenya soal pil jenius tadi bener2 bikin orang ngiler. Kira2 BPOM mau ngeluarin izin buat produsen obat ini gak ya??

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: