Despicable Me 2

poster diambil dari www.impawards.com

poster diambil dari http://www.impawards.com

Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, minggu ini aku bakal ngebahas sekuel dari Despicable Me. Sejujurnya, film pertama gak lucu2 banget, tapi karakter Agnes yang menggemaskan dan kelakuan pasukan minion yang absurd bikin aku jadi jatuh cinta sama film ini. Despicable Me 2 ini pun sebenernya gak jauh beda, but there are more minions, and they are more crazy. Haha, i do love them, terutama waktu mereka mlesetin lagu I Swear-nya Boyz II Men. Gokil!!😀

Di Despicable Me 2 ini Gru bukan lagi seorang penjahat. Malah dia sekarang jadi pengusaha selai dan jeli (walopun rasanya agak gak jelas.. hehe..). Hari2nya sekarang dihabiskan untuk menjadi ayah yang baik bagi Margo, Edith, dan Agnes. Sampai suatu hari, seorang agen bernama Lucy Wilde menculik dirinya dan menawarinya menjadi mata-mata. Meskipun ini bukan untuk kejahatan, Gru langsung nolak mentah2 tawaran Lucy. Bahkan tawaran dari Mr. Silas Ramsbottom ~bos Lucy~ pun dia abaikan.

Sementara itu, Dr. Neferio, asisten kepercayaan Gru, merasa bosan dengan kehidupannya yang sekarang. Dia pengen balik lagi seperti dulu, merancang berbagai senjata untuk kejahatan. Gru akhirnya mau gak mau harus rela ngelepas kepergian Neferio, dan gak lama setelah itu, Gru pun memutuskan untuk menerima tawaran menjadi mata2. Tugas Gru adalah menemukan penjahat yang memiliki PX-41, yaitu cairan berbahaya yang bisa bikin makhluk jadi mesin pembunuh. Ada beberapa orang yang dicurigai sebagai pelaku, salah satunya adalah penjahat super bernama El Macho. Si Gru ini yakin banget kalo pelakunya adalah El Macho. Nah, masalahnya adalah bener gak dia itu penjahatnya. Jangan2 kecurigaan Gru ini semata2 karena Margo naksir sama anaknya El Macho. Hihi, tau laah, si Gru ini kan over protective sama anak2 angkatnya. Dia paling gak suka kalo anak2 perempuannya itu mulai berhubungan sama cowok.

Di tengah upaya penyelidikan, sejumlah minions milik Gru tiba2 hilang tanpa jejak. Hmm, siapa yang nyulik ya? Apa ini ada kaitannya dengan kasus PX-41 yang lagi diselidiki sama Gru? Mungkin gak, impian Agnes untuk menjadikan Lucy sebagai ibunya bisa terkabul? Atau jangan2 pelaku kejahatan yang sebenarnya malah Lucy?

  1. No trackbacks yet.

You must be logged in to post a comment.
%d bloggers like this: